• 20

    Aug

    Kedai kecil Rasa RUARRR Biasa

    Kedai kecil itu tempatnya sesuai dengan namanya. Plang namanya juga ikutan kecil … yaelah. Lokasinya strategis, daerah kampus pula, serba putih dan terang benderang, lantunan musik yang cukup bikin asyik buat ngerumpi sama temen-temen, apalagi harganya juga pas. Pas di kantong pas di hati … hehehe kayak iklan apa tuh. Kedai yang dibuka beberapa bulan yang lalu ini digawangi oleh 5 jagoan lulusan ITB. Mereka berniat membuat tempat makan yang beda dari yang lain. Dengan mengusung menu-menu yang kekinian dengan minuman fresh dan sehatnya, kedai kecil pun membuat terobosan menyediakan makanan sejenis indomie, pancake, roti dan nasi yang diracik dengan sedemikian rupa. Kata Aji, salah satu dari pemilik kedai ini, menu yang ada adalah hasil dari seleksi dari beragam menu yang dicob
  • 20

    Jun

    Memasak Masakan Padang Gak Pake Ribet

    “Mii… lagi apa? Meuni seungit sampe luar ni kecium!” Suara Ceu Irma, tetangga depan rumah yang notabene jago masak di kompleks kami, nyamperin. Kontan aja Ummi harus samperin keluar, padahal lagi asyik-asyiknya demo masakan Padang di dapur. Emang nih, tumben-tumbenan Ummi masak yang berat-berat kayak gini, secara Ummi penganut masakan bening yang bumbunya hanya bawang putih geprek, bawang bombay sangrai, gula, garam, merica, dan sesekali masak yang pake kunyit daun salam, jahe, atau lengkuas. Cuma itu. Kok bisa? Kalau bukan karena ada Bumbu Padang dalam bentuk kemasan, gak bakalan mungkin Ummi mampu bikin dengan waktu yang sesingkat-singkatnya hehehe. Meski, mungkin bisa aja sih tapi dengan gugling dan jelas ini juga memakan waktu. Belum lagi tangan bakalan bau bumbu da
  • 20

    Jun

    Berbuka dengan Menu yang Spesial

    Seekor ikan patin pun bahagia, meliuk-liuk di antara belasan rempah Bumbu Padang, daun kunyit, daun jeruk, asam kandis, dan tomat merah yang segar menggoda. Ikan itu bahagia karena diolah dengan baik, merasa dihargai, dan siap menyerahkan dirinya untuk disantap habis. Ummi pun ikut merasakan kebahagiaan itu. Tampak jelas terlihat di antara rempah-rempah yang mendidih, gerakan ikan yang indah aduhai. Walaupun Ummi hanya menggunakan sebelah mata karena satunya tertutup perban. Mata yang tertutup itu merah dan rasanya pedih, bisa jadi infeksi atau entahlah. Membayangkan Abi, Kakak, dan Adik akan makan enak malam ini, pada akhirnya membuat segalanya begitu ringan. Padahal sedari pagi pekerjaan di RS seperti gak ada hentinya. Letih sudah pasti tapi sebentar lagi waktu berbuka, dan azan ak
  • 18

    Jun

    Ayat-Ayat Adinda

    “Suaranya bagus, jadi ingin nonton lagi, dan aku sampe keluar air mata pas nonton film ini. Sedih liat Adinda…,” begitu cerita kakak Bin kepada para sepupunya sehabis menonton film Ayat-Ayat Adinda. Menurut Ummi, inti cerita film ini adalah sebuah kekhawatiran, ketakutan, dan perasaan ingin diakui. Ayat-Ayat Adinda menceritakan tentang sebuah keluarga pindahan yang terusir karena perbedaan nilai agama yang dianutnya dan dianggap sesat. Hal ini membuat Faisal yang diperankan oleh Surya Saputra menutup diri dari kemasyarakatan kendati dia berjualan daging di pasar. Keputusan inilah yang membuat keinginan Adinda yang diperankan oleh Tissa Biani untuk ikut bergabung dalam vocal grup karena suaranya yang bagus untuk mengikuti lomba antar-SD ditolak dengan mentah-mentah ole
  • 8

    Apr

    Nge-Date di Centropunto

    Rukun dan mesra dengan pasangan, siapa yang gak mau. Menjaganya dengan doa, tentu harus dibarengi dengan usaha bukan? And here is my husband. Abi biarpun terkadang cuek, tapi seringkali melimpahkan banyak perhatian dalam diam, tatapan mata, dan sikapnya. Seperti sore kemarin sepulang kerja, ujug-ujug aja Abi ngajakin nongkrong di tempat yang asyik banget. Catet: masih berseragam kerja. CENTROPUNTO namanya. Sebuah tempat yang mengusung tema Indofusion Meeting Resto dan beralamat di Jl. Trunojoyo. Lokasinya mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum. Kalau mau sambil JJS juga lebih baik lagi karena tempatnya di pusat kota itu. Meski begitu, suasananya nyaman karena teduh, banyak pohon besar gitu. Sore itu, kami berdua disuguhi santap sore yang bertema. Biebelebop Babetje. Unik b
  • 4

    Apr

    Pokoknya IndiHome OK

    “Ka, lagi apa?” “Lagi istirahat. Seru, tadi ada pelajaran nge-browsing di internet.” “Yah… ntar abis dong kuotanya?” “Gak lah, Kakak kan pake wifi.” Yah, anak zaman sekarang tidak bisa lepas dari yang namanya HP dan internet. Ummi dan Abi selalu mengingatkan Kakak agar bijak menggunakan pulsa internetnya. Kakak pun sudah paham mana yang boleh ditonton di Youtube atau tidak. Begitu pula saat browsing internet, harus yang berurusan dengan tugas sekolah atau untuk mencari informasi yang disuruh gurunya. Kebetulan di sekolah Kakak dan Adik terpasang wifi yang jaringan internetnya baik sekali. Tanpa disuruh, Kakak suka download gambar-gambar untuk diwarnai atau bermain game di sekolah pada jam istirahat. Semuanya menggunakan wifi, jadi pul
  • 24

    Mar

    Surga Itu Adalah Orangtua Kita

    Dua kali sudah mengalami pengalaman tidak nyaman saat nonton di Blitz Megaplex. Pengalaman pertama adalah saat Abi mendapatkan dua tiket gratis untuk menonton film Iran. Tentunya kita nonton film ini berempat bersama Kakak dan Adik karena mereka berdua bisa dipangku. Ternyata … memang hanya kita berempat saja di dalam satu studio itu. Tidak ada orang lain sama sekali yang ikut menonton. Malam-malam pula. AC yang dingin semakin terasa karena sebelumnya kehujanan dalam perjalanan ke gedung bioskop ini. Suasana juga jadi mencekam karena iklan sebelum film dimulai adalah cuplikan film-film horor Asia. Serem banget. Dan pengalaman tidak nyaman kedua adalah hari Minggu malam kemarin. Kebetulan saat itu Ummi dan Abi mendapat undangan menghadiri menonton film premier “Ada Surga di Rum
  • 24

    Mar

    Mazaya dan Hijab

    Jadi gini … pas iseng buka FB saat rehat kerja, Ummi baca status Tian. Katanya dia nyari ganti untuk menghadiri acara nonton film baru. Iseng aja Ummi komen, “Mauuu, dong.” Ternyata kata Tian sudah ada gantinya. Ummi sih biasa aja. Eh, gak berapa lama taunya di-BBM sama Tian, “Mi, ada nih 1 seat lagi, mau gak?” Tentu aja Ummi langsung jawab, “Mauuuu….” Setelah itu Ummi kasih alamat email ke Tian dan bobo cantik. Undangan by email pun datang setelahnya. Artinya sudah positif. Ummi segera janjian sama Teh Efi dan Rani untuk ketemuan nanti di TSB (Trans Studio Bandung). Pada hari H, Ummi udah prepare dan janjian sama Abi untuk jagain Kakak dan Adik karena sepulang kerja Ummi mau langsung aja ke TSB. Malang gak bisa ditolak, pasien berdatangan s
  • 20

    Jan

    KEB Sauyunan dan Ulang Tahun

    Ada rasa yang membuncah hebat Bahagia, malu, dan keinginan yang kuat Ada rasa yang berbeda ketika hanya mengenal nama memandang layar penuh tulisan dan foto-foto dibandingkan dengan ketika langsung bertemu muka. Kita bisa bercakap saling memandang sesekali berpegangan tangan dan berpelukan hangat, dan itu memicu sinap-sinap di otak untuk meneruskan sinyal ke seluruh tubuh lewat gerakan dan perasaan. BAHAGIA. Malu sebenarnya, ngakunya blogger tapi kudet. Sering nulis tapi disimpan aja di draft, memo, dan notepad. Kan gak sesuai nantinya kalau Ummi gini-gini terus. Gak bersinergi dengan tema KEB di tahun ini, yaitu “KEB Sauyunan”. Sauyunan itu artinya berbagi. Ngeblog itu kan berbagi. Okelah, Ummi kepengen juga berbagi macam hal dengan banyak orang. Berkenaan dengan ulang tahu
  • 15

    Dec

    Terima Kasih Banyak untuk Semuanya

    Minggu 14 Desember 2014 Ya Allah, pada hari lahirku yang ke-34 ini, aku bersyukur telah Engkau berikan nafas yang lega, badan besar yang sehat, dan kemampuan dalam berbagai hal. Tanpa seizin-Mu, apalah aku, ampuni segala dosaku…. Terima kasih telah menitipkanku kepada bapak dan ibu yang superhebat, penyayang, dan pengasih. Hari ini aku bersaksi kepada-Mu, ibuku adalah orang yang penyayang, orang yang sangat baik hatinya. Beliau mengajariku berbagai macam hal dari mulai belajar menyusu, mulai makan, berjalan, bernyanyi, berhitung dan membaca, memasak, hingga membuat kue. Beliau pun mengajariku agar mau berempati kepada banyak orang, berbelas kasih, dan tegar dalam menjalani hidup. Oleh karena itu, terima kasih Engkau telah mengambil ibuku saat beliau masih mampu meminta maaf kepada
- Next

Author

Follow Me