• 6

    Nov

    Berkeliling Dunia dengan Si Tipis

    Akhir-akhir ini Umi ngerasa capek banget. Pasien banyak, pekerjaan rumah tangga juga banyak, dan anak-anak yang tahu sendiri lah bagaimana mereka—terutama si Adik. Belum lagi masalah ekonomi yang memang tiga bulan ini sedang dicoba sama Allah. Entah Umi harus gimana menghadapinya. Lomba blog ini akhirnya juga kena getahnya. Pikiran seakan-akan ‘blank‘. Nggak tahu harus nulis apa. Eh, ‘deadline‘ pun ternyata dimajukan satu hari dari biasanya, plus persyaratan tambahan yang bikin rambut Umi makin keriting. Duh, panitia memang ada-ada aja. Bikin Umi tambah pusing dan ragu-ragu untuk lanjut melangkah. Caaape deeeh…. Sabtu kemarin Umi ngambil keputusan nekat. Bukan Umi aja sih, karena Abi juga termasuk hehehe. Kita berdua sepakat mau ke Jakarta naik motor, P
  • 31

    Oct

    Yuk, Tampil Keren dengan Notebook Slim

    Slim itu tipis, langsing, dan ramping. Siapa yang nggak mau? Bahkan, Umi yang bertahun-tahun bangga dengan slogan “GENERIK” pun mulai berpikir untuk menjadi slim. Oya, GENERIK itu artinya GENdut yang pEnting menaRIK. Kenapa? Sebenarnya nggak ada yang salah dengan gendut. Toh biarpun gendut, kadar lemak dalam darah seperti kolesterol, trigiserida, dan lainnya selalu menunjukkan angka normal ketika ‘medical check up‘ yang memang rutin Umi lakukan. So, biar gendut yang penting sehat. pilih slim atau non-slim? Tapi seiring bertambahnya usia ternyata membawa masalah. Umi sering merasa lelah, badan pegal-pegal, dan lainnya. Intinya jadi nggak nyaman deh. Oleh karena itu, saat ini Umi dan Abi sedang giat-giatnya melakukan usaha untuk menurunkan berat badan. Ini semua r
  • 24

    Oct

    Tipis Itu Nggak Harus Mahal, Kok?

    Wow, ada produk baru dari ACER yaitu Aspire E1-432 Notebook dengan bentuknya 30% lebih tipis dan ringan dibandingkan dengan notebook konvensional yang sudah ada. Baru dengernya aja udah mupeng, apalagi liat bentuknya waaa … langsung jatuh cinta. Pilihan warna yang Umi pengen sih silky silver, ini keren banget dan cocok untuk dimiliki. Kenapa? Karena sebagai emak-emak keren, dinamis, baik hati, dan rajin menabung, dengan jadwal yang padat merayap—jadwal striping artis sinetron pun masih kalah jauh dengan jadwalnya Umi—tentu memiliki notebook ini akan memudahkan Umi untuk menjadi perempuan inspiratif #ehm. Bayangkan dari bangun tidur setelah bersih-bersih dan sholat, Umi harus menyiapkan sarapan sekaligus bekal untuk kakak dan adik sekolah dan tidak lupa juga menu makan si
  • 21

    Apr

    Gobar, Liburan yang Seru Juga

    Akhir- akhir ini kami berempat jarang sekali pergi berlibur bersama. Jadwal dinas yang mengikat dan jadwal kuliah Ummi yang padat, sulit disamakan dengan jadwal Abi yang hanya libur di hari Minggu atau tanggal merah di hari biasa. Dan tentu saja … dana untuk berlibur nyaris ditiadakan karena digunakan untuk menutup kebutuhan sehari-hari. Kendati demikian Kakak dan Adik sangat mengerti dengan keadaan Ummi dan abinya. Oleh karena itu kami sepakat menjuluki mereka berdua sebagai anak yang hebat. Kami pun merencanakan jika ada waktu luang untuk bermain bersama. Dan kebetulan sekali, Kakak dan Adik itu sepeti abinya, yaitu maniak sepeda. Sehingga di waktu senggang, kami seringkali bersepeda atau gowes bareng (gobar) di sekitaran komplek rumah atau menyusuri pinggiran sungai Citarum
  • 6

    Apr

    Segalanya Serba Abi

    Untuk para ibu di Indonesia. Berani kotor itu baik. Siapa sih anak yang nggak pernah merasakan kotor? Kayaknya nggak ada, ya. Semua anak pernah merasakan kotor. Dan ibu, adalah orang yang harus membersihkan semuanya. Namun, berani kotor itu baik. Fira Basuki menemukan kebaikan itu pada setiap cerita yang ia reka ulang dalam buku Cerita di Balik Noda. Dari 42 Kisah Inspirasi Jiwa itu, salah satu kisah yang menginspirasi Umi adalah Like Father Like Son yang terdapat di halaman 97-100. Di sana, Fira dengan apik mereka ulang cerita Yani Aulia tentang Davi yang begitu mengagumi ayahnya hingga ikut-ikutan menyenangi sepak bola. Puncak ceritanya adalah bagaimana Davi ingin bermain sepak bola bersama ayahnya meski harus kotor-kotoran di lapangan becek. Mengapa Umi suka dengan cerita ini? Tidak
  • 30

    Mar

    Anak yang Banyak Maunya

    Alhamdulillah saya telah dikaruniai dua anak yang luar biasa. Kakak Bin yang kini duduk di kelas 3 SD dan Adik Anin yang siap-siap masuk SD tahun ini. Sifat keduanya cenderung bertolak belakang meski sama-sama perempuan. Kakak yang lembut dan sensitif bertemu dengan Adik yang meledak-ledak. Kakak yang feminin harus sekamar dengan Adik yang tomboy. Meski begitu, keduanya termasuk anak aktif dan mandiri. Dari kecil mereka sudah terbiasa ditinggal karena saya dan abinya harus bekerja. Soal kemauan atau keinginan, jangan ditanya, deh. Kakak dan Adik itu banyak maunya, sampai- sampai saya harus tutup mulut atau menjaga diri agar kepala saya ini nggak mengangguk-mengiyakan apa yang mereka inginkan. Apalagi di kepala mereka sudah ditanamkan bahwa janji itu harus ditepati. Bisa ditebak, kan, gima
Prev -

Author

Follow Me