Anak Aktif Sudah Pasti Sehat

15 Apr 2016

Ummi percaya dengan slogan di atas, bahwa anak aktif memang sudah dipastikan sehat. Namun kalau dibalik, anak sehat belum tentu aktif. Nah loh?! Ini yang harus dipahami oleh semua orangtua. Itulah yang dipaparkan oleh Pak Mury Kuswari, Ahli Gizi yang didatangkan pada Kelas Gizi di acara MILO Football Championship. Kelas Gizi ini diadakan untuk memberikan edukasi kepada para ibu mengenai pentingnya asupan gizi makanan dan minuman pendamping. Asupan gizi ini perlu untuk membantu memenuhi kebutuhan energi guna menunjang aktivitas keseharian anak.

Kebetulan, Ummi sendiri hadir di sana pada hari Minggu, 13 Maret 2016. Sebagai orangtua, jangan pernah deh membandingkan satu anak dengan anak yang lain. Sebagai ibu, tentu khawatir kalau ada perbedaan antara anak yang satu dengan yang lainnya. Itu wajar, sih. Gak apa-apa lebih kecil secara body (bentuk tubuh) asalkan anaknya aktif. Itu tidak ada masalah. Apalagi kalau ternyata pembandingnya berjenis kelamin yang berbeda. Ingat, pertumbuhan anak perempuan dan laki- laki berbeda. Pada anak perempuan, percepatan pertumbuhan badannya itu adalah 2 (dua) tahun sebelum dia mendapatkan menstruasi, sedangkan anak laki- laki percepatan pertumbuhan badannya pada usia SMP hingga SMA. Oleh karena itulah banyak anak perempuan yang sudah keliatan matang di usia itu.

 

Batasan anak menurut Pak Mury adalah sampai usia 14 tahun. Seyogyanya, sebelum usia tersebut maka anak harus diberikan nutrisi yang baik dan sebaiknya bervariatif karena masih masa pertumbuhan. Bukan lagi pada menu 4 sehat 5 sempurna, tetapi difokuskan pada gizi seimbang. Caranya pola makan harus beraneka ragam karena ternyata satu/dua jenis makanan tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi. Gizi yang paling lengkap adalah ASI, makanya pemberian ASI itu penting sekali setelah melahirkan hingga beberapa bulan setelahnya.

Perilaku anak juga harus baik dimulai dari pembiasaan sehari-hari, meskipun itu dianggap remeh. Misalnya saja seperti mencuci tangan. Mencuci tangan adalah bagian dari perilaku hidup bersih. Kalau tidak mencuci tangan setelah beraktivitas, biasanya sebelum dan sesudah makan, tentu memudahkan kuman masuk ke dalam tubuh. Akibatnya anak jadi mudah sakit, dan kemudian membuat makanan tidak terserap tubuh dengan maksimal. Otomatis kebutuhan zat gizi tidak terpenuhi. Masa anak sekolah adalah masa pertumbuhan, oleh karena itu jangan sampai ada yang nggak pas pemenuhan zat gizinya. Hal itu bisa membuat anak tumbuh dengan tidak sempurna.

Bersama Pak Mury Kuswari, Ahli Gizi (foto oleh Bang Aswi)

PENTINGNYA ZAT GIZI

Apa sih pentingnya kebutuhan zat gizi anak pada masa pertumbuhan? Jelas penting. Anak-anak membutuhkan energi yang cukup dan itu bisa didapatkan dari karbohidrat. Protein juga dibutuhkan karena merupakan zat pembangun. Bangun apa saja, mulai dari perubahan tinggi, perubahan otot, kepadatan tulang, hingga pertumbuhan otak. Semua itu diperlukan dan karena itulah bahwa kebutuhan zat gizi tidak boleh dianggap sepele. Mineral juga penting untuk membantu metabolisme. So … jadi apa saja yang anak makan, akan terserap dengan baik dan menjadi energi. Karbohidrat, protein, mineral, dan termasuk vitamin tentu menjadi penting untuk dipenuhi oleh tubuh. Pada akhirnya semua zat gizi bisa terserap dengan baik, sehingga anak-anak pun menjadi tetap sehat, aktif, dan tetap berprestasi.

Agar anak-anak dapat mencapai itu semua, jelas peran orangtua adalah dengan mempersiapkan makanan/minuman yang bergizi tinggi. Anak yang begitu aktif jelas akan mengeluarkan banyak engergi dibandingkan anak yang aktivitas hariannya hanya duduk-duduk saja di rumah. Untuk itulah orangtua harus mengingatkan betapa bahayanya jika anak begitu bergantung pada gadget alias hanya main sosmed atau game saja hingga sampai lupa waktu. Perlu diingat pula bahwa zat gizi yang cukup juga akan mendongkrak anak untuk berprestasi lebih baik lagi. Memang ada beberapa makanan bergizi tetapi rasanya tidak terlalu disukai. Di sinilah peran orangtua untuk harus lebih kreatif mengolah masakan, termasuk memilih makanan/minuman yang tepat. Bergizi dan enak tentu akan dipilih oleh anak.

Anak-anak suka dengan makanan tertentu karena faktor pembiasaan, selain bahwa pada dasarnya manusia (segala umur) memang suka dengan rasa manis. Membiasakan makan yang enak dan bergizi tentu harus ditentukan oleh para orangtua. Pola atau pembiasaan inilah yang harus terus diberikan agar anak terbiasa makan teratur dan tentu saja makan dengan makanan bergizi. Kalaupun harus membeli bahan-bahan makanan, perhatikan dengan baik informasi zat gizinya dan juga selalu melihat tanggal kadaluarsanya. Semua hal itu penting karena itulah dasar seberapa banyak zat gizi yang harus dikonsumsi anak.

Nestle sadar tentang hal itu semua, sehingga mereka pun selalu berinovasi menghasilkan produk makanan/minuman yang bergizi. Salah satunya adalah Milo Activ-GO. Produk ini mengandung protomalt yang mengandung karbohidrat yang berasal dari sereal yang baik. Juga ada vitamin dan mineral sehingga menjaga tubuh anak supaya tidak cepat lapar. Milo Activ-GO berasal dari susu murni yang dicampur dengan malt dan coklat. Selain protomalt, produk ini juga mengandung vitamin dan mineral. Variannya pun makin banyak, jika dulu hanya berupa susu bubuk, kini sudah ada kemasan langsung minum berupa dus atau kaleng, termasuk yang sereal. Rasanya yang enak disukai dari generasi ke generasi. Milo Activ-GO tinggi akan vitamin B2, B3, B6, B12, C&D. Ia juga tinggi akan kalsium, fosfor, dan zat besi. Untuk anak-anak yang sedang berada di masa pertumbuhan, jelas cocok mengonsumsi Milo Activ-GO karena kandungan kalosin untuk pembentukan tulang dan gigi.[]


TAGS Milo Milo Football Championship Kelas Gizi Milo Activ-GO


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post