Memasak Masakan Padang Gak Pake Ribet

20 Jun 2015

“Mii… lagi apa? Meuni seungit sampe luar ni kecium!” Suara Ceu Irma, tetangga depan rumah yang notabene jago masak di kompleks kami, nyamperin. Kontan aja Ummi harus samperin keluar, padahal lagi asyik-asyiknya demo masakan Padang di dapur. Emang nih, tumben-tumbenan Ummi masak yang berat-berat kayak gini, secara Ummi penganut masakan bening yang bumbunya hanya bawang putih geprek, bawang bombay sangrai, gula, garam, merica, dan sesekali masak yang pake kunyit daun salam, jahe, atau lengkuas. Cuma itu.

98e83150a50d8f756792d882d3d2c9bb_20-bola-daging

Kok bisa? Kalau bukan karena ada Bumbu Padang dalam bentuk kemasan, gak bakalan mungkin Ummi mampu bikin dengan waktu yang sesingkat-singkatnya hehehe. Meski, mungkin bisa aja sih tapi dengan gugling dan jelas ini juga memakan waktu. Belum lagi tangan bakalan bau bumbu dan perabotan yang harus banyak dicuci. Wiii … gak deh. Pokoknya hatur nuhun lah sudah ada Rendang Kemasan ini. Katanya sih rendang ini kuat sampai setahun dan bisa dikirim juga loh ke luar negeri. Beberapa yang umroh atau haji suka bekal rendang kemasan ini agar bisa memakannya di tanah suci. Rendang ini tanpa MSG dan pengawet loh, tapi kuat sampai setahun karena menggunakan bahan-bahan yang baik dan proses packing yang superkeren.

Nah, minggu sebelumnya Ummi sediain Rendang Padang Restumande kemasan yang tinggal diangetin pake microwave atau cukup direbus pake air mendidih selama 3-5 menit saja. Karena gak punya microwave, ya udah milih pake air mendidih dan tadaaa … bisa langsung disajikan. Daging sapi dengan bumbu rendang yang lekoh lah orang Sunda bilang mah, tapi daging sapinya kering gitu. Karena gigi Ummi lagi bermasalah dengan lubang dan tambalan yang copot, jadi kurang bisa menikmati rendang sapi ini. Kalau lebih empukan, pasti mantap. Kak Bin yang sudah terbiasa dengan pedasnya rendang juga gak begitu suka. Alasannya sama, dagingnya keras (atau kenyal). Jadilah Abi dan Nisa yang menghabiskan daging rendang ini. Sedangkan sisa bumbunya yang banyak itu, Ummi jadiin bumbu nasi goreng dan hasilnya enak. Beneran.

79c41af6541010c57810750ab480842f_21-rendang

Nah, berangkat dari situ, Ummi mencoba masak Gulai Cincang. Namun karena anak-anak tidak suka daging yang kenyal, akhirnya Ummi beli daging giling. Daging giling ini kemudian dibentuk bola-bola dengan harapan Kakak dan Adik mau makan masakan Ummi. Caranya … rebus kacang merah yang sudah dicuci bersih sampai air rebusannya menghitam. Air rebusannya dibuang. Katanya sih ini buat ngebuang getah kacang merah. Itu yang diajarin Almarhumah Ibu. Setelah itu, kacang ditiriskan. Sementara itu daging giling yang dibentuk bola-bola dicampur dengan pala bubuk dan garam, lalu direbus dengan air mendidih yang sudah Ummi masukin bawah putih halus.

Habis itu, tinggal baca petunjuk memasak aja sih hehehe. Bumbu basah dimasak di minyak panas hingga tercium harum sambil diaduk, dan masukkan bumbu-bumbu rempah yang bubuk dan daun kunyit. Jangan lupa masukkan pula daun jeruk yang sudah dikeringkan sambil ditambah air 100 ml. Aduk semuanya hingga tercampur. Setelah tercium bau khas masakan Padang, masukkan kacang merah rebusan tadi dengan bola-bola daging sapinya. Aduk perlahan, tunggu sampai airnya berkurang, kemudian dimasukkan santan kara 150 gr sambil diaduk perlahan. Tambah lagi air matang supaya santan gak pecah. Gak lama kemudian, Ummi merasa masakannya sudah siap. Ya sudah, pede aja dibagiin ke tetangga depan yang kebetulan tidak berpuasa. Enak, katanya bumbunya pas … bisaan euy.

498d14552a254ee41a14bf8edb529b28_22-bumbu-padang

Setelah berbuka dengan yang manis, Ummi coba icip-icip dong dan … weks, rasanya kok gini. Ya udah, Ummi tambahin lagi air matang dan dimasak lagi. Yaelah di petunjuknya juga setelah santan masuk dan tambahkan air, lalu aduk dan diamkan sampai 30 menit ke depan. Hihihi kecepetan. Ummi icip-icip lagi dan baru rasanya rancak bana. Uenak banget sampe berkaca-kaca. Ummi sampe gak percaya bisa masak yang kayak ginian, asin pas, manis pas, dan pedes pas. Cihuy! Tapi nyatanya Kakak dan Adik masih kepedasan. Akhirnya cuma Kakak yang masih mau makan bola-bola daging sapinya dengan cara makan sesuap diselang minum. Begitu terus. Katanya enak, tapi pedes. Kakak ingin dibuatkan lagi masakan ini, tapi gak pedes. Itulah pengalamanku pertama masak dengan segambreng bumbu. Bagaimana dengan kamu? Iya … kamu.

Oya, hampir lupa. Kalau mau beli: Rendang Instan Sapi Ori Rp78ribu, Sapi Spicy Rp80ribu, Rendang Ayam Ori Rp63ribu, Ayam Spicy Rp65ribu, Bumbu Padang (all variant) Rp22.500. Kalau beli sekarton isi 20, harganya jadi Rp18ribu /pak.

Restumande, Jl. Brigjen Katamso 64 Bandung
Order (SMS/WA): 08562306040| Pin BB : 5755BC09
FB: Rendang Kemasan Restumande | Twitter: @Restumande dan @BumbuPadang
Instagram: @Restu_mande | Website: www.restumande.com


TAGS Rendang Kemasan Rendang Padang Bumbu Padang Bumbu Padang Restumande Restumande


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post