• 12

    Aug

    Mengenali Kebutuhan Anak Sejak Dini

    Mengenali Kebutuhan Anak Sejak Dini — Melompat, berlari, memanjat. Gak pernah betah ada di satu tempat atau moment, langsung saja wuzzz…. Bergerak-bergerak-bergerak. Itulah gambaran Adik hingga usia 9 tahun. Nah, setelah mendapatkan menstruasi pertama, baru deh terlihat lebih kalem. Ia sering dicap nakal dan benar-benar gak mau diam. “Hiperaktif kali tu anak,” banyak yang bilang begitu. Pada usia awal masuk SD, ia tidak bisa konsentrasi sama sekali. Berada di dalam kelas yang ramai membuat Adik merasa gak nyaman. Kepalanya selalu tengok kanan dan kiri. Beberapa kali bahkan temannya menganggap kalau Adik mencontek. Ummi percaya Adik tidak melakukan itu, karen
  • 1

    Aug

    Perempuan Kreatif di Era Milenia

      Perempuan Kreatif di Era Milenia — Kamis yang cerah. Pada hari itu (20/7) alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi kembali bersama emak-emak blogger yang ada di Bandung, apalagi setelah ketemu cipika-cipiki langsung dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama. Ada apa ya? Kebetulan saya diundang oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Indonesia Women IT Awareness (IWITA) melalui Komunitas Emak-emak Blogger (KEB). Bertempat di aula Masjid Mujahidin itu saya pun bisa mengikuti acara bertema ‘Kreatif bersama Serempak, Literasi Digital Generasi Millenial’. Serempak? Apaan tuh? Bisa dibaca di situsnya, Serempak (dot) id ada
  • 26

    Nov

    KEMANA AJA ?

    Ada..  Seolah- olah ya, ada yang nanya kemana aja umi jarang ada di acara- acara yang digelar, jarang nongol di jagat raya medsos, gak ngapdet blog, itu kenapa cuitannya nyaris gak kedenger, cuma IG aja yang masih sering disambangin? Emang banyak yang nanya? ahh nggak juga sih Terus tujuannya apatuh, ujug- ujug bikin tulisan GJ inih ? ya, lagi pengan ajah. keseringan ikut kajian blog yang gak pernah diamalkan, termasuk menjadi silent reader  (bener gak nulisnya) hehe. Pan kata mbak Injul juga di acara K3B yang pernah digelar di Bandung, yang kita kompakan pake baju merah, dan bajunya masih tersimpan rapi di paling bawah tumpukan baju di lemari, soalnya kalo dipake mulu khawatir belel kalo pas ada acara KEB kudu pake baju merah, ihh ketauan gak modal ya. itu acara tahun kapan mii
  • 15

    Apr

    Anak Aktif Sudah Pasti Sehat

    Ummi percaya dengan slogan di atas, bahwa anak aktif memang sudah dipastikan sehat. Namun kalau dibalik, anak sehat belum tentu aktif. Nah loh?! Ini yang harus dipahami oleh semua orangtua. Itulah yang dipaparkan oleh Pak Mury Kuswari, Ahli Gizi yang didatangkan pada Kelas Gizi di acara MILO Football Championship. Kelas Gizi ini diadakan untuk memberikan edukasi kepada para ibu mengenai pentingnya asupan gizi makanan dan minuman pendamping. Asupan gizi ini perlu untuk membantu memenuhi kebutuhan energi guna menunjang aktivitas keseharian anak. Kebetulan, Ummi sendiri hadir di sana pada hari Minggu, 13 Maret 2016. Sebagai orangtua, jangan pernah deh ...
  • 21

    Mar

    Ada yang Nggak Biasa di "Ngobrol Kece"

    dr. David yang humoris (foto: Yasinta) Beneran loh ada yang gak biasa di acaranya BloggerBDG yang saya ikuti hari Senin yang lalu, acara yang bertema Ngobrol Kece di Hotel Best Western Premier La Grande. Apa sih gak biasanya? Ini hari kerja dan kebetulan saya kerja sore jadi bisa ikutan karena acaranya di pagi hari. Pematerinya seorang dokter etestika dan anti aging dari DF Clinic yaitu, dr. David. Ini kali ketiga saya bertemu muka tapi baru kali ini dengar pemaparan beliau dari A-Z sambil duduk manis dan banyak menyerap ilmu yang baaanyak se...
  • 29

    Feb

    Aku dan Kamu

    Siang itu di Juni awal tahun 2001 selepas Dzuhur di Mesjid Salman ITB awal kita ketemu, yang pasti disengaja sang sobat ingin memperkenalkan kita. Hmm….  kesan pertama sih biasa aja, kulit hitam legam, rambut rancung kayak landak, baju lengan panjang biru dan ada tulisan nama ASWI di belakangnya. Kita bertiga jalan beriringan naik angkot menuju Simpang Dago menuju tempat makan. Yap, kita bertiga makan batagor yang terkenal di daerah sini, itu katamu, aku sih iya-iya aja, asyik kalian berdua berbincang. Selepas itu sobatku terkekeh, “Gimana, Mba?” Kataku, “Mr Landak? biasa aja.” Aku juga tidak tahu apakah batagor itu masih ada di sana. Selepas Magrib di bulan Juli masih tahun yang sama, telepon rumah berdering dan ketika aku mengangkatnya… hey, aku
  • 20

    Aug

    Kedai kecil Rasa RUARRR Biasa

    Kedai kecil itu tempatnya sesuai dengan namanya. Plang namanya juga ikutan kecil … yaelah. Lokasinya strategis, daerah kampus pula, serba putih dan terang benderang, lantunan musik yang cukup bikin asyik buat ngerumpi sama temen-temen, apalagi harganya juga pas. Pas di kantong pas di hati … hehehe kayak iklan apa tuh. Kedai yang dibuka beberapa bulan yang lalu ini digawangi oleh 5 jagoan lulusan ITB. Mereka berniat membuat tempat makan yang beda dari yang lain. Dengan mengusung menu-menu yang kekinian dengan minuman fresh dan sehatnya, kedai kecil pun membua...
  • 16

    Aug

    Berlebaran di 4 Kota

    Tahun ini kami sekeluarga melewatkan lebaran bersama keluarga besar Abi di Jakarta. Meski berkesan paciweuh, tapi ya dinikmati aja. Abi, Kakak, dan Adik telah lebih dahulu pergi ke Jakarta 4 hari sebelum lebaran dengan menggunakan motor. Paling tidak anak-anak memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum melakukan perjalanan panjang. Sementara Ummi menyusul H-1 karena masih bertugas dengan menggunakan bus. Banyak hal berbeda di tahun ini. Inilah lebaran pertama tanpa adanya Bapak dan Ibu, cukup membua...
  • 20

    Jun

    Memasak Masakan Padang Gak Pake Ribet

    “Mii… lagi apa? Meuni seungit sampe luar ni kecium!” Suara Ceu Irma, tetangga depan rumah yang notabene jago masak di kompleks kami, nyamperin. Kontan aja Ummi harus samperin keluar, padahal lagi asyik-asyiknya demo masakan Padang di dapur. Emang nih, tumben-tumbenan Ummi masak yang berat-berat kayak gini, secara Ummi penganut masakan bening yang bumbunya hanya bawang putih geprek, bawang bombay sangrai, gula, garam, merica, dan sesekali masak yang pake kunyit daun salam, jahe, atau lengkuas. Cuma itu. Kok bisa? Kalau bukan karena ada Bum...
  • 20

    Jun

    Berbuka dengan Menu yang Spesial

    Seekor ikan patin pun bahagia, meliuk-liuk di antara belasan rempah Bumbu Padang, daun kunyit, daun jeruk, asam kandis, dan tomat merah yang segar menggoda. Ikan itu bahagia karena diolah dengan baik, merasa dihargai, dan siap menyerahkan dirinya untuk disantap habis. Ummi pun ikut merasakan kebahagiaan itu. Tampak jelas terlihat di antara rempah-rempah yang mendidih, gerakan ikan yang indah aduhai. Walaupun Ummi hanya menggunakan sebelah mata karena satunya tertutup perban. Mata yang tertutup itu merah dan rasanya pedih, bisa jadi infeksi atau entahlah. Membayangkan Abi, Kakak, dan Adik akan makan enak malam ini, pada akhirnya membuat segalanya begitu ringan. Padahal sedari pagi pekerjaan di RS seperti gak ada hentinya. Letih sudah pasti tapi sebentar lagi waktu berbuka, dan azan ak
- Next

Author

Follow Me